Example floating
Example floating
EkonomiHeadline

Don Muzakir Lantik Muhammad Andri sebagai Ketua APPSI Kalimantan Barat

Avatar photo
12
×

Don Muzakir Lantik Muhammad Andri sebagai Ketua APPSI Kalimantan Barat

Sebarkan artikel ini
Example floating

“Pasar tradisional harus terus kita perhatikan karena banyak masyarakat menggantungkan hidupnya dari kegiatan perdagangan di pasar. Kami berharap APPSI dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan persoalan pedagang dan memberikan masukan untuk perbaikan pengelolaan pasar,” kata Ria Norsan.

Menurut dia, pengelolaan pasar perlu memperhatikan kenyamanan masyarakat sekaligus keberlangsungan usaha pedagang. Pembenahan fasilitas harus berjalan seiring dengan upaya menciptakan kegiatan perdagangan yang tertib dan lancar.

Pemerintah daerah, pengelola pasar, dan organisasi pedagang juga perlu membangun komunikasi agar persoalan di lapangan dapat ditangani secara tepat.

Disisi lain Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Yuliansyah mengatakan, penguatan pasar tradisional perlu menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi rakyat.

“Pedagang pasar harus mendapatkan perhatian karena mereka menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung. Kami berharap APPSI dapat memperjuangkan aspirasi pedagang dan membangun komunikasi dengan pemerintah agar persoalan yang mereka hadapi bisa dicarikan solusinya,” kata Yuliansyah.

Ia menilai, keberlangsungan usaha pedagang tidak hanya ditentukan oleh ramainya pembeli. Kepastian aturan, kondisi fasilitas pasar, dan biaya operasional juga memengaruhi kemampuan pedagang mempertahankan usahanya.

Karena itu, aspirasi pedagang perlu disampaikan melalui komunikasi yang baik dengan pemerintah dan pihak pengelola pasar.

Ketua DPW APPSI Kalimantan Barat Muhammad Andri mengatakan, pihaknya akan memperkuat konsolidasi organisasi dan membangun komunikasi dengan pedagang di berbagai pasar.

“Setelah dilantik, kami memiliki tanggung jawab untuk membesarkan APPSI di Kalimantan Barat. Kami ingin pengurus hadir di tengah pedagang, mendengar langsung persoalan mereka, dan memperjuangkan aspirasi yang selama ini belum mendapatkan penyelesaian,” kata Muhammad Andri.

Ia mengatakan, APPSI Kalimantan Barat akan mendorong komunikasi dengan pemerintah daerah dan pengelola pasar. Langkah tersebut diperlukan agar berbagai persoalan pedagang dapat dibahas dan ditangani bersama.

“Kami tidak ingin pedagang berjalan sendiri ketika menghadapi masalah. APPSI harus menjadi rumah bersama bagi pedagang pasar. Kami akan berusaha agar suara pedagang bisa tersampaikan dan mendapat perhatian dari pihak-pihak yang berwenang,” ujarnya.

Muhammad Andri berharap kepengurusan baru dapat memperluas keanggotaan APPSI di Kalimantan Barat. Dengan organisasi yang lebih kuat, pedagang diharapkan memiliki wadah untuk menyampaikan kebutuhan dan memperjuangkan kepentingannya.